Sulit memang menerima kenyataan, disaat pria yg benar benar
kita sayangi berani beraninya menduakan kita. Kita masih dalam status
berpacaran dengannya, tapi dia juga berstatus pacaran dengan wanita lain.
Apa sebenarnya isi dari otak si pria? Apakah dia tidak
pernah berfikir tentang perasaan kita? Apakah si pria tidak mampu untuk memilih
salah satu diantara kedua wanitanya? Atau apakah memang setiap pria merupakan
mahluk yang paling egois?
Hmmm, ya.. aku sedang berbicara tentang mu, si lelaki
brengsek yang entah mengapa sangat sulit untuk ku lupakan. Mungkin memang aku
yang terlalu bodoh untuk tetap bertahan dengan pria yang sudah jelas jelas
mempermainkan perasaan ini.
Kamu memang lelaki yang sangat cerdas. Kamu bisa menutup
nutupin kelakuan burukmu itu dariku. Aku heran, kenapa aku masih saja
mempertahankan pria sepertimu. Bukan karna kamu pintar. Saya sangat kenal kamu, kamu itu hanya seorang pria polos yang
sangat mudah terpengaruh oleh hasutan teman sepermainanmu. Bukan juga karna
kamu tampan. Tidak, kamu tidak tampan. Tetapi kamu pria yang apa adanya. Itulah
alasan kenapa aku masih saja mempertahankanmu.
Apakah alasan itu masih belum cukup untuk kamu dapat memilih
aku sebagai satu satunya wanita yg kamu miliki?
Hey, kamu harus ingat siapa
wanita pertama yg kamu miliki, dan siapa yang paling bersabar dalam menghadapi
segala tingkah konyolmu itu, itu aku!!
Mungkin aku memang sulit memberikan segala apa yang kamu
minta dariku, bukan seperti dia yang selalu memenuhinya. Tapi apapun yg ku
lakukan itu semua demi kebaikanmu kedepan, bukan demi kenikmatan sesaat.
Aku sangat ingin sekali lepas dari semua ini. Aku sangat
ingin sekali melupakanmu, tapi aku tidak tau kapan itu bisa terjadi. Aku hanya bisa berharap ada pria lain yang
dapat menggantikan posisimu di hatiku.
*Terinspirasi dari sahabatku ES
